Saturday, August 27, 2016

Aplikasi Caliper Simulator dengan HTML5 Canvas

Salah satu perkembangan teknologi HTML saat ini, munculnya bahasa pemrograman berbasis web yang disebut sebagai HTML5. Secara konsep, perkembangan HTML5 ini mengarah agar performa tampilan dari web page agar semakin responsive dan dapat di desain lebih menarik lagi. Responsive yang dimaksudkan di sini adalah agar web page yang kita buat tidak hanya berupa seperti lembar statis halaman web biasa, namun pengunjung juga dapat berinteraksi secara realtime, sehingga pengunjung dapat berlama-lama berselancar di halaman website kita. Sedangkan ditambah dengan tampilan yang menarik, diharapkan pengunjung tidak akan jenuh hanya mengunjungi web site untuk yang pertama, kedua, ketiga dan yang selanjutnya.

Caliper merupakan alat yang sering digunakan pada praktikum pengukuran di tingkat sekolah menengah. Dengan menggunakan fasilitas canvas HTML5 dimungkinkan dapat dibuatnya simulator 2D-nya, Sehingga dengan aplikasi ini, siswa dapat belajar sendiri menggunakan simulator, dan mereka tidak harus datang ke laboratorium untuk melakukan praktikum pengukuran. Berikut link Aplikasi HTML5 canvas Caliper Simulator yang berbasis yang dapat anda mainkan menggunakan dekstop atau smrtphone yang menggunakan web browser chrome.

 HTML5 Caliper Simulator

logo

Tips Agar Website Anda Segera di Terima oleh Google Adsense dan di-Monetize

Berikut beberapa saran dari pihak Google Adsense yang mungkin bisa saya share kepada Anda ang ingin agar websitenua segera diapprove oleh Google Adsense dan segera dapay di-monetize:
  • Pastikan laman Anda berisi teks yang memadai - situs web yang kontennya sebagian besar adalah gambar, video, atau animasi Flash tidak akan disetujui. Konten Anda harus berisi kalimat dan paragraf lengkap, bukan sekadar judul.
  • Pastikan situs web Anda telah sepenuhnya rampung dan diluncurkan sebelum Anda mengajukan permohonan untuk AdSense - jangan ajukan permohonan ketika situs Anda masih dalam versi beta atau tahap "sedang dibuat" atau hanya terdiri dari kerangka situs web.
  • Tempatkan kode iklan di laman aktif situs web Anda. Tidak harus berupa laman utama, namun laman percobaan yang kosong kecuali untuk kode iklan AdSense tidak akan disetujui.
  • Sediakan sistem navigasi yang jelas untuk para pengunjung agar mudah menemukan semua bagian dan laman dalam situs web Anda.
  • Jika Anda ingin memonetisasi video YouTube, ajukan permohonan untuk program monetisasi YouTube. Perhatikan bahwa blog dan situs web yang hanya berisi video tidak akan disetujui.

Sumber
Tim Google AdSense
logo

Popular Posts