Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aplikasi Android

No matching variant saat Upgrade Grandle

Gambar
Merupakan kewajiban bagi seorang developer Android, adalah me-maintenance aplikasinya. Hal ini perlu dilakukan, sesuai himbauan Play Store, sebagai toko tempat menjual aplikasi seperti gambar di bawah ini, bahwa aplikasi tidak akan ditemukan oleh perangkat dengan SDK yang terbaru. Tentu akan menjadi masalah jika tidak ditemukan, aplikasi akan kehilangan pasarnya, yang artinya developer berpotensi kehilangan income. Dan yang penulis temukan juga, jika tidak diupdate ke SDK yang terbaru, sepertinya algorithma Play Store juga malas merekomendasikannya ke pengguna. Tahun 2023, sudah menjadi tahun ke-8 penulis menjadi single fighter Android Developer . Bukan karena tidak ingin memperkerjakan/membutuhkan orang lain, namun kelemahan manajerial yang menjadi problem utamanya. Ditambah penulis adalah tipe yang kurang begitu percaya dengan hasil pekerjaan orang lain. Sehingga bekerja sendiri, menjadi pilihan yang paling aman dan tepat menurut penulis. Suatu hari, tepatnya sehari sebelum tulisan i...

Membuat Aplikasi OCR Android dengan Tesseract

Gambar
App OCR (Optical Character Recognition) sangat diminati oleh pengguna Android. Hal ini terlihat dari jumlah banyaknya pendownload yang terlihat app OCR di Play Store. Bisa saja karena banyak pengguna yang membutuhkan untuk mengubah gambar text ke text, seperti pengalaman penulis sewaktu bekerja sebagai penjaga Warnet, sekitar tahun 2009. Hampir tiap minggunya, seorang dosen Universitas Brawijaya Malang, datang dan meminta penulis untuk menulis ulang beberapa kalimat yang tertulis dalam buku. Tulisan tersebut beliau gunakan sebagai kutipan dalam modul ajar. Karena waktu itu teknologi OCR masih umumnya menggunakan mesin scanner, lama waktu yang digunakan untuk menyecan buku dengan mesin, masih lebih lambat dibanding waktu untuk menulisnya langsung ke komputer. Sehingga penulis lebih memilih untuk menuliskannya langsung ke komputer. Dan sekarang, dengan teknologi Tesseract dari Google, cukup dengan smartphone yang berkamera beresolusi tinggi, scan-menyecan menjadi urusan yang cepat dan g...

Contoh Penggunaan Billing Class di Android

Untuk keperluan pembelian In-App Purchase (microtransaction), saat tulisan ini ditulis, Play Store mewajibkan setidaknya menggunakan billing library v3 ke atas. Sedangkan dalam posting ini, penulis hanya mencoba memberikan contoh penggunaan Billing Library v4, hasil uji coba penulis dalam menambahkan fitur pembelian dalam aplikasi-aplikasi Android milik penulis di Computational Lab . Yang mana skenarionya adalah, pertama kali dibuka, aplikasi dicek apakah sudah dibeli/berlangganan atau belum (biasanya penulis tempatkan di halaman Splashscreen). Lalu jika belum, maka pada halaman berikutnya (MainActivity) akan menampilkan iklan, dan jika sudah dibeli/berlangganan maka iklan tidak perlu di download untuk ditampilkan (method callIklan). Kode Billing Class yang penulis gunakan adalah sebagai berikut: package com.edugameapp.yourapp; import android.app.Activity; import com.android.billingclient.api.AcknowledgePurchaseParams; import com.android.billingclient.api.AcknowledgePurchaseResp...

Peringatan Pelanggaran Ads & Content Overlap Admob

Gambar
Tidak seperti biasanya, pada 21 Agustus 2020, penulis mendapat email dari Google Admob sebagiamana gambar dibawah ini: Isinya adalah ditemukannya pelanggaran penempatan iklan yang menindih konten (Ads & Content Overlap) aplikasi penulis, yaitu pada aplikasi Rambu Lalu Lintas . Penulis mengatakan hal ini tidak biasa, karena sebelumnya penulis telah yakin bahwa penempatan iklan pada seluruh aplikasi penulis telah tepat. Nyatanya masih ada saja yang salah, dan sepertinya hal ini akan terus berlanjut dan merupakan maintenance yang harus dilakukan oleh setiap developer terhadap aplikasinya tiap tahun.  Keterangan lebih jelas mengenai pelanggaran ini dapat dilihat lebih jelas di halaman Policy Center di halaman Google Admob. Yang memang sedikit sulit untuk dipahami bahasa penjelasannya. Sedangkan tindihan yang dimaksud adalah seperti gambar dibawah ini:   Penempatan iklan seperti gambar di atas, ternyata merupakan suatu pelanggaran, meskipun aplikasi penulis telah berusia 2 tahu...

Deteksi Multitouch Android

Gambar
Hampir seminggu penulis dipusingkan oleh masalah multitouch pada Android. Permasalahannya adalah dalam pengindekan, terutama saat salah satu jari diangkat ke atas. Hal ini menjadi penting, sebab akan sangat berpengaruh pada engine game 2D Android yang sedang penulis kembangkan. Yaitu untuk keperluan saat menggeser object. Sehingga ketika digeser dan setelah itu jari diangkat, posisi object tidak melompat ke jari lain yang masih menempel. Dibawah ini adalah cuplikan kode dari percobaan deteksi mouse yang penulis lakukan: package com.uboizblog.multitouchtest; import android.content.Context; import android.graphics.Canvas; import android.graphics.Color; import android.graphics.Paint; import android.view.MotionEvent; import android.view.View; import java.util.ArrayList; import java.util.List; public class CanvasView extends View { public List<TouchInfo> MouseTouch=new ArrayList<TouchInfo>(); private Paint mPaint; private int[] colors = { Color.BLUE, Color.GREEN, ...

Bagaimana Mendapatkan Penghasilan dari Aplikasi Android

Gambar
Salah satu yang dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan bagi freelancer (pekerja lepas), adalah dengan menampilkan iklan dari membuat aplikasi atau game. Penulis adalah Android developer dengan nama Computational Lab di Play Store. Sampai tulisan ini ditulis, telah menghasilkan pendapatan yang lumayan dari Admob, dari membuat aplikasi dan game (EDUGAMEAPP) Android yang telah dimulai sejak tahun 2015. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghasilkan pendapatan dari aplikasi Android, khususnya yang didistribusikan melalui Play Store. Membuat Aplikasi Yup, cara pertama pastinya adalah membuat dulu aplikasi atau game. Penulis menggunakan Android Studio untuk kompilasi ke apk-nya. Jika orientasinya jangka panjang, aplikasi dibuat dengan menulis code dari nol. Dan dengan menggunakan asset yang tidak melanggar hak cipta karya orang lain. Asset yang dimaksud disini adalah seperti gambar, suara, video, code, design dan lain sebagainya. ...